RI-SATU.id, Jakarta – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jakarta (UNIJA) melaksanakan kegiatan visiting study (studi kunjungan) ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026. Didampingi langsung oleh dosen pengampu, Dr. Ir. Yapiter Marpi, S.Kom., S.H., M.H., kunjungan strategis ini diterima secara resmi oleh Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg.
Kunjungan ini bertujuan untuk menyelaraskan teori hukum tata negara yang didapatkan di bangku perkuliahan dengan praktik langsung tata kelola pemerintahan negara, khususnya dalam mengawal program-program strategis di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam sesi pemaparan materi, para mahasiswa mendapatkan pembekalan ilmu yang komprehensif dari tiga narasumber kompeten Kemensetneg:
1. Bapak Faisal Fahmi (Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg)
Memaparkan fungsi humas sebagai jembatan informasi krusial antara lembaga kepresidenan dengan publik, serta pengelolaan transparansi komunikasi pemerintahan.
2. Ibu Rejeki Widi Astuti (Bagian Asisten Deputi Hukum dan Administrasi)
Menjelaskan secara mendalam mengenai aspek hukum administrasi negara, mekanisme penyusunan regulasi, serta legalitas administrasi di dalam lingkungan lembaga kepresidenan.
3. Bapak Satrio Wibowo (Bidang Analisis Kajian Strategi
Mengulas secara tajam tentang fungsi analisis kebijakan, pemetaan isu nasional, serta langkah-langkah taktis dalam mengawal dan mengeksekusi kebijakan strategis kepresidenan secara tepat dan terukur.
Memasuki sesi diskusi interaktif, para mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan kepada para narasumber. Topik yang diangkat beragam, mulai dari proses harmonisasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan, mekanisme administrasi dalam penerbitan produk hukum kepresidenan.
Problem sosial yang terjadi hari ini di masyarakat hingga strategi komunikasi publik dalam menyampaikan kebijakan pemerintah secara transparan dan akuntabel.
Para narasumber menanggapi setiap pertanyaan dengan lugas, disertai contoh-contoh praktis dari pengalaman kerja sehari-hari di lingkungan Kemensetneg. Hal ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa bahwa penerapan hukum tata negara dan hukum administrasi negara di lapangan menuntut ketelitian, koordinasi lintas lembaga, serta kepekaan terhadap dinamika kebijakan nasional.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Jakarta berharap dapat terus membangun jejaring dan kerja sama dengan berbagai lembaga negara.
Ke depan, program visiting study diharapkan menjadi agenda rutin yang memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, sehingga lahir lulusan hukum yang unggul secara akademik, memiliki integritas, serta siap berkontribusi dalam pembangunan hukum dan pemerintahan di Indonesia.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memahami regulasi di atas kertas, tetapi juga melihat langsung bagaimana roda pemerintahan dijalankan, bagaimana kebijakan presiden dikaji, serta bagaimana administrasi negara dikelola demi mewujudkan visi besar pemerintahan Prabowo-Gibran.
Diharapkan, visiting study ini dapat melahirkan calon-calon praktisi hukum yang berwawasan luas, adaptif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Kunjungan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, pertukaran plakat, dan foto bersama.
*Red*